Tips Makan Sehat Bagi yang Aktivitasnya Padat

Ada berbagai alasan seseorang kesulitan untuk menerapkan pola makan sehat apalagi di tengah kesibukan aktivitas yang dijalani. Orang dengan aktivitas yang padat merasa tidak punya waktu untuk mempersiapkan atau pun mencari makanan sehat. Padahal, konsumsi makanan sehat sangat penting guna menjaga kebugaran tubuh dalam menjalani aktivitas.
Mengapa Harus Menerapkan Pola Makan Sehat?

Apalagi aktivitas yang padat rentan sekali memicu stres yang mengakibatkan mengonsumsi makanan tidak sehat. Padahal, penting sekali konsumsi makanan sehat untuk kesehatan fisik dan mental. Adapun alasan lain mengapa Anda perlu menerapkan pola makan sehat adalah:
1. Energi Tahan Lama
Kesibukan dan rutinitas yang padat tentunya membutuhkan banyak energi. Energi tersebut dapat diperoleh dari konsumsi dan menerapkan pola makan sehat seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian hingga makanan yang mengandung protein seimbang.
Makanan sehat yang dikonsumsi dengan memperhatikan kebutuhan tubuh akan memberikan dampak positif. Makanan ini akan memberikan energi yang tahan lama. Dengan begitu, dapat digunakan untuk menjalani hari dengan lebih baik.
2. Pemulihan Cepat
Pola makan sehat yang dikonsumsi dengan memperhatikan kebutuhan tubuh dapat membantu pemulihan tubuh secara lebih cepat. Apalagi setelah melakukan aktivitas yang menguras energi dan menimbulkan kelelahan. Tentunya membutuhkan cara untuk mengembalikan energi agar tidak mengganggu kesehatan.
Konsumsi makanan sehat secara rutin juga dapat membantu memperbaiki otot-otot yang lelah. Selain itu juga dapat mengisi kembali glikogen yang digunakan setelah berolahraga atau pun aktivitas fisik yang melelahkan.
Baca juga : 8 Tips Sukses Menjalani Hidup Minimalis
3. Mempertahankan Berat Badan
Pola makan sehat sangat baik diterapkan bagi Anda yang tengah menjalani program mempertahankan berat badan. Diet bukan hanya mengurangi porsi makan saja melainkan juga harus memahami nutrisi dari asupan makanan yang dikonsumsi.
Meskipun dalam kondisi diet, namun Anda tidak akan kelelahan akibat porsi makan yang terpangkas. Pasalnya, nutrisi yang dibutuhkan tubuh terpenuhi. Mempertahankan berat badan menjadi hal yang cukup penting karena dapat membantu tubuh tetap aktif dan juga mengurangi resiko obesitas yang dapat memicu menurunkan kesehatan tubuh.
4. Meningkatkan Konsentrasi dan Produktivitas
Makanan sehat yang dikonsumsi dan diterapkan dengan pola yang bagus akan membantu meningkatkan konsentrasi dan produktivitas. Selain itu, dapat juga digunakan untuk meningkatkan fokus otak sehingga dapat meningkatkan kecerdasan.
Nutrisi yang diserap oleh tubuh akan mendukung kesehatan otak. Dengan begitu, fokus Anda tidak akan terganggu meskipun memiliki rutinitas yang padat. Bahkan, Anda dapat berkonsentrasi untuk berbagai aktivitas yang dilakukan tanpa merasa lelah dan mudah terserang penyakit.
5. Sistem Kekebalan Tubuh Meningkat
Makanan sehat yang dikonsumsi oleh tubuh mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh seperti mineral, vitamin, antioksidan dan lain sebagainya. Nutrisi tersebut penting dalam mempertahankan kekebalan tubuh.
Kekebalan tubuh yang baik membuat Anda tahan terhadap serangan penyakit. Apalagi aktivitas padat yang dilakukan dalam setiap harinya tanpa didukung dengan istirahat yang cukup maka dapat mengganggu resiko kesehatan Anda.
Pola makan sehat yang diterapkan secara rutin dan konsisten dapat membantu melindungi dan mencegah dari berbagai penyakit dan infeksi. Tentunya, hal ini penting untuk menjaga kesehatan agar tetap fit meskipun dengan aktivitas yang padat.
Baca juga : 10 Trik Meningkatkan Produktivitas Kerja
Tips Makan Sehat Untuk Anda yang Punya Aktivitas Padat
Tak semua orang memahami dan menyadari betapa pentingnya konsumsi makanan sehat. Bahkan, banyak yang tidak mengetahui cara mempersiapkan makan sehat secara cepat dan juga mudah. Padahal untuk memulai pola makan sehat hanya membutuhkan langkah sederhana dan berikut tipsnya untuk Anda:
1. Pilih Jenis Makanan
Tak asal kenyang, dalam memilih makanan sebaiknya Anda memperhatikan kandungan gizi dan juga nutrisinya. Untuk satu piring makanan yang disajikan, sebaiknya mengandung asupan karbohidrat, lauk dengan protein yang tinggi, vitamin dan mineral yang seimbang.
Pastikan selalu mengkombinasikan makanan yang dikonsumsi dalam satu piring. Sebab, tidak ada satu pun jenis makanan yang mengandung semua nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
2. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
Sudah bukan rahasia jika buah dan sayur kaya akan nutrisi dan gizi sehingga sangat disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Buah dan sayur memiliki kandungan serat yang tinggi, vitamin dan juga nutrisi yang seimbang. Semua kandungan tersebut cukup baik untuk sistem pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Idealnya, dalam satu hari tubuh perlu mengonsumsi 5 porsi buah dan sayur. Sayangnya, sebagian besar orang merasa keberatan untuk mengonsumsi buah dan sayur dalam jumlah besar. Untuk menyiasatinya, Anda dapat mengganti pasta dengan zucchini yang diiris tipis atau menggiling kembang kol sampai menyerupai nasi. Cara ini dilakukan bertujuan untuk memangkas jumlah kalori dan nutrisi akan tetapi tetap mengenyangkan.
3. Perhatikan Jumlah Kalori yang Dikonsumsi
Pastikan Anda mengetahui besaran kalori yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga dapat menyesuaikan dengan porsi dan jenis makanan yang akan dikonsumsi. Kebutuhan kalori yang terpenuhi mampu menjaga tubuh tetap bugar meskipun memiliki aktivitas yang padat.
Tak hanya kalori, Anda juga perlu membatasi jumlah garam, gula dan lemak dalam sehari. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, konsumsi gula pada setiap orangnya tidak lebih dari 50 gram yakni setara dengan 4 sendok makan, konsumsi garam tidak melebihi 2.000 mg natrium/sodium atau 5 gram (1 sendok teh) dan membatasi konsumsi lemak harian sebanyak 67 gram (5 sendok makan).
4. Pilih Cemilan Tinggi Protein
Menerapkan pola makan sehat bukan berarti Anda tidak memiliki kesempatan untuk menikmati cemilan. Hanya saja, Anda perlu memilih cemilan dengan tinggi protein. Cemilan yang mengandung protein tinggi akan membuat Anda kenyang lebih lama dibanding dengan konsumsi karbohidrat.
Greek yogurt, telur rebus, kacang-kacangan hingga ayam tanpa kulit termasuk rekomendasi cemilan tinggi protein yang bisa Anda konsumsi selama menerapkan pola makan sehat. Namun, tetap perlu diperhatikan porsi cemilan yang baik dikonsumsi.
5. Penuhi Cairan Tubuh
Pola makan sehat tidak dapat terlepas dari asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Sebab, cairan tubuh yang cukup akan membantu mencegah tubuh dehidrasi. Namun, perlu diingat bahwa setiap orang memiliki kebutuhan cairan tubuh yang berbeda-beda tergantung dengan berat badannya.
Kebutuhan cairan tubuh yang terpenuhi, tak hanya melindungi tubuh dari resiko dehidrasi saja melainkan juga dapat mendukung kerja organ menjadi lebih optimal. Bahkan, konsumsi air mineral yang cukup juga dapat meningkatkan energi tubuh dan konsentrasi untuk beraktivitas.
6. Membuat Jurnal Makan dan Menu Mingguan
Tidak ada salahnya sesekali menikmati makanan yang tidak sehat seperti junkfood atau frozen food. Namun, supaya tidak berlebihan akan lebih baik juga membuat jurnal menu untuk rencana makanan yang dikonsumsi dalam jangka waktu mingguan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyetok bahan makanan siap masak di dalam kulkas. Selanjutnya, Anda perlu membuat jurnal makanan dengan menentukan menu-menu yang akan dikonsumsi dalam setiap harinya.
Penting sekali menuliskan asupan dari semua jenis makanan yang akan dikonsumsi. Selain menyehatkan, jurnal menu makanan tersebut dapat membantu menurunkan berat badan dua kali lebih besar.
7. Tentukan Porsi Makanan
Tak cukup menentukan jenis makanan sehat yang akan dikonsumsi, Anda juga perlu menentukan besaran porsi makanan yang akan dikonsumsi dalam setiap harinya. Sebab, tubuh yang lapar akan memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan lebih banyak.
Faktanya, konsumsi makanan sehat dalam porsi yang banyak dapat menempatkan Anda pada resiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya. Untuk itu, pastikan Anda menghindari kondisi perut kosong atau menunda makan pada saat tubuh mulai lapar.
Selain dapat meningkatkan jumlah porsi yang dikonsumsi, membiarkan tubuh lapar dengan makan lebih banyak dapat meningkatkan jumlah kalori yang dapat memicu berbagai resiko kesehatan.
8. Hindari Makanan dengan Bahan Pengawet
Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi makanan dengan adanya bahan pengawet dapat menimbulkan resiko kesehatan, salah satunya kanker. Resiko kesehatan ini tentu tidak dirasakan dalam waktu singkat melainkan memicu efek penyakit dalam jangka panjang.
Dalam menerapkan pola makan sehat bagi Anda yang memiliki aktivitas padat sebaiknya hindari konsumsi makanan berbahan pengawet. Oleh karena itu, pastikan Anda menghindari konsumsi makanan kemasan dan makanan kalengan yang tak jarang mengandung bahan pengawet.
9. Olah Makanan dengan Tepat
Cara mengolah bahan makanan ternyata mempengaruhi keberhasilan dalam menerapkan pola makan sehat. Menggoreng, memanggang dan juga di bakar termasuk teknik memasak yang kurang dianjurkan. Sebab, cara ini dinilai dapat merusak nutrisi dan nilai gizi yang terkandung dalam bahan makanan tersebut.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengolah makanan dengan teknik merebus, mengukus dan juga menumis dengan sedikit minyak. Mengolah makanan dengan teknik tersebut terbukti mampu mengurangi rusaknya nutrisi dan gizi bahan makanan yang akan dikonsumsi.1
10. Hindari Makan dan Minum Berwarna Modifikasi
Makanan dan minuman berwarna tentunya menarik perhatian semua orang. Apalagi dengan rasa yang manis semakin menggugah selera makan. Padahal makanan dan minimal berwarna modifikasi telah ditambahkan zat-zat kimia yang apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dalam memicu resiko kesehatan.
Utamakan memilih makanan tanpa pewarna atau berwarna bening dan jika mengharuskan pastikan menggunakan pewarna alami. Pewarna alami biasanya berasal dari sari tumbuhan yang aman dikonsumsi meskipun dalam jangka waktu yang lama.
11. Makan Tepat Waktu
Terakhir, agar lebih konsisten dalam menerapkan pola makan sehat adalah membiasakan diri untuk makan tepat waktu. Anda juga perlu memberikan jeda waktu setelah makan untuk mendukung proses metabolis tubuh sehingga dapat bekerja secara lancar.
Anda juga perlu menghindari makan terlalu banyak di malam hari, tepatnya waktu sebelum tidur. Dalam posisi tidur, tubuh tidak membutuhkan energi sehingga makanan yang dikonsumsi tidak diubah sebagai sumber energi melainkan juga mengendap di dalam tubuh yang dapat menimbulkan berbagai resiko kesehatan.
Demikian pola makan sehat untuk Anda yang memiliki aktivitas padat. Konsumsi makanan sehat dengan takaran yang tepat akan membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Dengan begitu, dalam menjalani aktivitas yang padat tetap produktif, fokus dan konsentrasi. Anda juga dapat mengonsultasikan dengan dokter gizi terkait kebutuhan nutrisi tubuh Anda sehingga rutinitas yang padat tidak membuat Anda mudah sakit atau terserang penyakit.










